IPA TEMA 1 SUBTEM 3 (LINGKUNGAN DAN MANFAATNYA)



MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA):
KD : 3.1. Menjelaskan alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara                               memelihara kesehatan alat gerak manusia
        4.1. Membuat model sederhana alat gerak manusia atau hewan

TUJUAN PEMBELAJARAN : 
1. Dengan mengamati gambar, siswa mampu memahami kelainan tulang sebagai salah satu     organ gerak manusia dengan peduli.
2. Dengan mengamati gambar, siswa dapat mengidentifikasi manfaat organ gerak manusia        secara peduli.
3. Dengan mengamati gambar, siswa dapat mengetahui posisi dan sikap tubuh yang baik bagi     kesehatan organ gerak dengan peduli.     

MATERI :
Macam-Macam Kelainan pada Organ Gerak Pasif (Tulang)

Tangan-tangan dan kaki para pengrajin gerabah begitu cekatan dan terampil membentuk tanah liat menjadi gerabah-gerabah yang bernilai seni tinggi. Dari situ dapat kamu lihat betapa rangka dan otot, khususnya pada tangan dan kaki mampu berfungsi dengan baik. Apa yang akan terjadi jika salah satu organ gerak tersebut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya?


Sistem gerak pada manusia tersusun atas rangka dan otot. Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas tulang-tulang dengan berbagai bentuk. Sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Sistem gerak manusia terkadang mengalami gangguan maupun kelainan dan penyakit. hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya kelainan sejak lahir, karena makanan, kebiasaan yang salah, maupun kecelakaan. Berikut di antara gangguan maupun kelainan dan penyakit pada sistem gerak manusia.


Fraktura/Patah Tulang

Kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/ menembus kulit/otot).

Meskipun kuat dan lentur, tulang-tulang pun bisa mengalami fraktura. Jika tulang patah tetapi bagian ujung yang patah tidak menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura tertutup. Tetapi jika ujung tulang yang patah keluar menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura terbuka.


Osteoporosis
Kelainan pada tulang yang disebabkan karena adanya pengeroposan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan kalsium secara normal. Osteoporosis terjadi karena kekurangan mineral. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang dewasa.

Orang dewasa biasanya menghasilkan lebih sedikit hormon, sehingga osteoblast sebagai pembentuk tulang kurang aktif, dan masa tulang pun menjadi berkurang. Tulang yang kekurangan mineral menjadi rapuh dan mudah patah.

Fisura/Retak Tulang

Kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang akibat kecelakaan. Retak tulang terjadi karena terdapat keretakan pada tulang akibat suatu insiden. Tulang retak masih dapat disambung kembali.

Gambar 1.1.

 

Lordosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung pada daerah lumbalis. Hal ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. Lordosis adalah kebalikan dari kifosis. Apabila kifosis adalah kelainan karena tulang yang melengkung ke belakang, maka lordosis adalah melengkungnya tulang ke arah sebaliknya, ke arah depan.

Skoliosis

Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung ke arah sampng. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf “S”. Penyebabnya adalah kebiasaan-kebiasaan yang menyebabkan tulang belakang meliuk-liuk dengan postur yang tidak baik. Selain itu, mengangkat beban yang berlebih dan tidak diseimbangkan dengan anggota badan kanan dan kiri.

Kifosis

Kelainan tulang karena sikap duduk membungkuk sehingga tulang belakang membengkok ke belakang. Contoh kebiasaan yang dapat menyebabkan kifosis antara lain adalah kebiasaan duduk yang terlalu membungkuk, posisi membaca yang terlalu membukuk, dan lain-lain.


CARA MENJAGA POSISI DAN SIKAP YANG BAIK BAGI KESEHATAN ORGAN GERAK

Rangka Sebagai Organ Gerak
Fungsi Utama rangka selain untuk bergerak adalah juga melindungi organ dalam tubuh kita seperti jantung, hati, paru - paru, (yang dilindingi oleh Tulang dada dan tulang rusuk),  otak dilindungi oleh tulang tengkorak, dan masih banyak lagi bagian tubuh yang dilindungi oleh rangka, selain itu juga tulang menegakkan dan memberikan bentuk pada tubuh, Sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan tempat penyimpanan kalsium, fosfor dan mineral penting lainnya. Untuk itu penting bagi kita untuk menjaga kesehatan tulang hingga nanti kita tua.

Bagaimana kita menjaga tulang?

Berikut dijelaskan bagaimana kita menjaga tulang :

1. Berolahraga secara Rutin

Olahraga diperlukan untuk melatih otot dan tulang kita supaya kuat, karena dengan berolahraga daat meningkatkan penyerapan kalsium yang merupakan nutrisi penting bagi tulang, dan juga menjaga kesehatan tulang dari penyakit tulang seperti rematik atau radang sendi.

2. Berjemur antara jam 7 sampai jam 10 pagi

Kita tahu kalau sinar matahari merupakan Pro Vitami D, yang dapat menguatkan tulang , kenapa hanya antara jam 7 samapa jam 9 pagi? karena pada saat itulah sinar matahari secara maksimal dapat membantu proses pembentukan Vitamin D. Ingat ya matahari bukan unsur yang mengandung Vitamin D, tetapi matahari membantu pembentukan Vitamin D, makanya disebut sebagai Pro Vitamin D.

3. Berdiri dengan Tegak

Sikap berdiri tegak ini dapat membantu pembentukan tulang agar lurus dan tegak. tentunya sikap berdiri ini harus dengan kondisi berat tubuh yang stabil, artinya beban pada kaki tidak berat sebelah.

Seperti apa beban yang berat sebelah itu?

Misalmya kita berdiri dengan ujung kaki sebagai tumpuan (jinjit) atau tumit sebagai tumpuan, ini bisa menyebabkan nyeri pada kaki. Maka usahakan saat berdiri kedua kaki dalam kondisi yang rata dan seimbang.

4. Duduk dengan Tegak

Sikap duduk dengan tegak juga membantu memperbaiki bentuk tulang, sikap ini juga menghindarkan kita dari penyakit tulang seperti Lordosis, Skoliosis dan kifosis.

5. Jangan Mengangkat Beban Terlampau Berat.

Jangan memaksakan diri mengangkat beban yang berat, karna hal ini dapat menyebabkan tulang patah karena mengangkat beban yang berlebihan,

6. Mengkonsumsi Makanan yang Bergizi

Makanan juga menentukan kondisi kesehatan tulang, bukan hanya tulang saja tapi seluruh organ tubuh. Gizi penting yang perlu dikonsumsi untuk kesehatan tulang adalah makanan yang mengandung protein dan kalsium tinggi seperti Susu, keju, telur, ikan, bayam, yoghurt, buah, dll.


9 Kelainan & Gangguan Pada Otot Manusia (Pembahasan Lengkap)

 

Setelah kita mengetahui macam-macam otot pada manusia, selanjutnya kita akan membahas dan mengulas tentang kelainan dan gangguan apa saja yang terjadi pada otot manusia. Kita pasti sering mengalaminya, seperti kram pada kaki, tangan, leher, terkilir dan lain sebagainya. Adapun beberapa kelainan tersebut akan dibahas berikut ini.

Kelainan Dan Gangguan Pada Otot Manusia

Ada beberapa macam kelainan atau gangguan pada otot manusia, diantaranya yaitu:

1. Tetanus

Merupakan suatu kondisi ketegangan otot yang terus menerus karena terinfeksi oleh bakteri Clostridium tetani sehingga otot terus menerus berkontraksi.

2. Terkilir

Disebabkan oleh kerja otot antagonis, dimana cara kerja ini menyebabkan gerakan yang kacau, sehingga ujung tulang tidak kembali pada tempatnya.

3. Kram

Sama dengan kejang otot. Kram terjadi karena otot bekerja terus menerus atau bekerja terlalu berat sehingga otot mengejang dan menyebabkan rasa sakit. Selain itu, kram juga bisa terjadi karena cuaca dingin atau merupakan gejala ketidakseimbangan air dan ion di dalam tubuh.

4. Polio

Merupakan suatu kondisi mengecilnya otot karena serangan virus polio. Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan imunisasi polio pada bayi.

5. Kelelahan otot

Suatu kondisi dimana otot tidak bisa melakukan kontraksi, sehingga bisa menyebabkan terjadinya kram.

6. Kaku Leher

Terjadi karena gerak yang menghentak secara tiba-tiba atau mendadak ataupun salah gerak, sehingga mengakibatkan otot leher meradang.

7. Hernia abdominal

Terjadi karena sobeknya dinding otot perut sehingga usus turun ke bawah dan masuk ke dalam rongga perut.

8. Astrofi otot

Yakni terjadinya penurunan fungsi kerja otot secara maksimal yang diakibatkan karena otot mengecil & jehilangan fungsi kontraksi.

9. Distrofi otot

Merupakan suatu kelainan pada otot yang biasanya terjadi pada anak-anak atau balita karena adanya suatu penyakit atau kecacatan sejak lahir.

Catatan : 

Untuk Memperkaya pemahaman materi Tema 1 Subtema 3 ini dapat dilihat dan di baca dibuku siswa halaman : 

1. Subtema 3 PB 2 Hal : 134-135

2. Subtema 3 PB 5 Hal : 171

3. Subtema 3 PB 6 Hal : 180


Latihan Soal Klik Link di Bawah ini !

Link soal 1

Link Soal 2

Selamat Belajar dengan semangat, selamat mengerjakan semoga sukses !



 

















TUJUAN PEMBELAJARAN : 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IPA TEMA 1 SUBTEMA 1 (ORGAN GERAK HEWAN)