IPA TEMA 1 SUBTEM 3 (LINGKUNGAN DAN MANFAATNYA)
Tangan-tangan
dan kaki para pengrajin gerabah begitu cekatan dan terampil membentuk tanah
liat menjadi gerabah-gerabah yang bernilai seni tinggi. Dari situ dapat kamu
lihat betapa rangka dan otot, khususnya pada tangan dan kaki mampu berfungsi
dengan baik. Apa yang akan terjadi jika salah satu organ gerak tersebut tidak
dapat berfungsi sebagaimana mestinya?
Sistem gerak pada manusia tersusun atas rangka
dan otot. Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas tulang-tulang
dengan berbagai bentuk. Sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Sistem
gerak manusia terkadang mengalami gangguan maupun kelainan dan penyakit. hal
tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya kelainan sejak lahir,
karena makanan, kebiasaan yang salah, maupun kecelakaan. Berikut di antara
gangguan maupun kelainan dan penyakit pada sistem gerak manusia.
Fraktura/Patah Tulang
Kelainan
pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan
menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek
kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/ menembus
kulit/otot).
Meskipun kuat dan lentur, tulang-tulang pun bisa
mengalami fraktura. Jika tulang patah tetapi bagian ujung yang patah tidak
menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura tertutup. Tetapi jika ujung
tulang yang patah keluar menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura
terbuka.
Osteoporosis
Kelainan pada tulang yang disebabkan karena
adanya pengeroposan tulang. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi
menyerap dan menggunakan kalsium secara normal. Osteoporosis terjadi
karena kekurangan mineral. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang dewasa.
Orang dewasa biasanya menghasilkan lebih sedikit
hormon, sehingga osteoblast sebagai pembentuk tulang kurang aktif, dan masa
tulang pun menjadi berkurang. Tulang yang kekurangan mineral menjadi rapuh dan
mudah patah.
Fisura/Retak Tulang
Kelainan
tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang akibat kecelakaan. Retak
tulang terjadi karena terdapat keretakan pada tulang akibat suatu insiden.
Tulang retak masih dapat disambung kembali.
Gambar 1.1.
Lordosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah
sehingga tulang belakang melengkung pada daerah lumbalis. Hal ini akan
mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. Lordosis adalah
kebalikan dari kifosis. Apabila kifosis adalah kelainan karena tulang yang
melengkung ke belakang, maka lordosis adalah melengkungnya tulang ke arah
sebaliknya, ke arah depan.
Skoliosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah
sehingga tulang belakang melengkung ke arah sampng. Hal ini akan menyebabkan
badan akan bengkok membentuk huruf “S”. Penyebabnya adalah
kebiasaan-kebiasaan yang menyebabkan tulang belakang meliuk-liuk dengan postur
yang tidak baik. Selain itu, mengangkat beban yang berlebih dan tidak
diseimbangkan dengan anggota badan kanan dan kiri.
Kifosis
Kelainan tulang karena sikap duduk membungkuk
sehingga tulang belakang membengkok ke belakang. Contoh kebiasaan yang
dapat menyebabkan kifosis antara lain adalah kebiasaan duduk yang terlalu
membungkuk, posisi membaca yang terlalu membukuk, dan lain-lain.
9 Kelainan & Gangguan Pada Otot
Manusia (Pembahasan Lengkap)
Setelah kita mengetahui macam-macam otot pada manusia, selanjutnya kita akan
membahas dan mengulas tentang kelainan dan gangguan apa saja yang terjadi pada
otot manusia. Kita pasti sering mengalaminya, seperti kram pada kaki, tangan,
leher, terkilir dan lain sebagainya. Adapun beberapa kelainan tersebut akan
dibahas berikut ini.
Kelainan Dan Gangguan Pada
Otot Manusia
1.
Tetanus
2. Terkilir
3. Kram
4.
Polio
5. Kelelahan otot
7. Hernia abdominal
8. Astrofi otot
9. Distrofi otot


Komentar
Posting Komentar