BAHASA INDONESIA TEMA 1 SUBTEMA 2


MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
KD 3.1. : Menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis
      4.1. : Menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran dalam teks tulis dan lisan secara                    lisan, tulis, dan visual

TUJUAN PEMBELAJARAN :
1.    Dengan menulis, siswa dapat mengembangkan ide pokok menjadi sebuah paragraf         secara tanggung jawab.
2.    Dengan membaca, siswa mampu mengolah informasi dari bacaan dan menentukn           ide pokok dari setiap paragraf secara bertanggung jawab.
3.    Dengan membaca dan menulis, siswa menentukan ide pokok bacaan secara                   tepat.
4.    Dengan membaca, siswa dapat menentukan ide pokok masing-masing paragraf               dengan tanggung jawab.

MATERI :
 Pengertian Ide Pokok, Kalimat Utama, Kalimat Penjelas dan Contohnya

Ketika kita membaca suatu karangan ataupun paragraf maka kita akan menemukan inti atau gagaasan yang menjadi landasan karangan tersebut. Terdapat juga beberapa kalimat pendukung didalamnya. Pada kesempatan yang baik ini kami akan membahas pengertian Ide Pokok

Pengertian Ide Pokok

Ide Pokok adalah ide atau gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Sebuah ide pokok letaknya pada kalimat utama.

Pengertian Kalimat Utama

Kalimat Utama merupakan kalimat yang didalamnya terdapat sebuah ide pokok.

Pengertian Kalimat Penjelas

Kalimat Penjelas merupakan kalimat-kalimat yang menjelaskan kalimat utama.

Dalam sebuah paragraf terdapat satu ide pokok serta beberapa kalimat penjelas yang menjelaskan tentang kalimat utama.

Paragraf Deduktif dan Paragraf Induktif

Ide pokok dalam suatu paragraf terletak di awal dan dia akhir paragraf. Ide pokok yang letaknya di awal paragraf disebut dengan paragraf deduktif, sedangkan ide pokok yang letaknya di akhir paragraf disebut dengan paragraf induktif.

Contoh Ide Pokok dalam Paragraf Deduktif

          Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik. Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai. Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai. Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.

Ide Pokok :

Penyebab Masalah Banjir di Ibukota

Kalimat Utama :

Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor.

Kalimat Penjelas :

Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik.

Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai.

Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai.

Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.

Contoh Paragraf Induktif

        Setelah hasil tes ulangan semester dibagikan, nilai mata pelajaran Zainal sangat beragam. Matematika mendapatkan nilai 89, bahasa Indonesia 95, PKn 95, bahasa Inggris 94, PAI 89, PJOK 87. Tidak ada stu mata pelajaran pun yang harus diulang Zainal. Bisa dikatakan Zainal adalah anak yang pandai di kelasnya.

Ide Pokok :

Zainal merupakan anak yang pandai.

Kalimat Utama :

Bisa dikatakan Zainal adalah anak yang pandai di kelasnya.

Kalimat Penjelas :

Setelah hasil tes ulangan semester dibagikan, nilai mata pelajaran Zainal sangat beragam.

Matematika mendapatkan nilai 89, bahasa Indonesia 95, PKn 95, bahasa Inggris 94, PAI 89, PJOK 87.

Tidak ada satu mata pelajaran pun yang harus diulang Zainal.


CATATAN :


     
















Komentar